Category Archives: Liga Jerman

MU-Benfica Sepakati Transfer Lindelof

MU-Benfica Sepakati Transfer Lindelof

MU-Benfica Sepakati Transfer Lindelof

Victor Lindelof segera jadi pemain Manchester United. ‘Setan Merah’ mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Benfica untuk transfer Lindelof.

Lindelof sudah dikaitkan dengan MU sejak bursa transfer bulan Januari lalu. Tapi, MU urung merekrut Lindelof karena performa lini belakangnya kembali sip.

Pada akhirnya, MU menggaet Lindelof di bursa transfer musim panas ini. MU telah mencapai kesepakatan dengan Benfica untuk transfer Lindelof. Tapi peresmian transfer bek berusia 22 tahun itu masih harus menunggu hasil tes medis, izin internasional, dan kesepakatan personal dengan si pemain.

“Manchester United dengan senang hati mengumumkan bahwa telah mencapai kesepakatan dengan Benfica untuk transfer Victor Lindelof, masih menunggu tes medis, izin internasional, dan kesepakatan personal,” demikian bunyi pernyataan MU di situs resminya.

Tak disebutkan berapa nilai transfer Lindelof ke MU. Tapi kabar yang beredar di Inggris menyebut bahwa MU akan membayar dana sebesar 35 juta euro (sekitar Rp 521 miliar) untuk Lindelof.

Lini belakang memang jadi sektor yang ingin diperkuat MU. Cedera yang dialami Marcos Rojo serta tanda tanya di masa depan Phil Jones, Chris Smalling, serta Luke Shaw membuat Jose Mourinho mencari suntikan tenaga baru.

Lindelof bergabung dengan Benfica dari klub Swedia, Vasteras SK, pada 2011. Sejak saat itu, Lindelof sudah tampil 72 kali dan mengantar Benfica menjuarai Liga Portugal sebanyak tiga kali.

Jerman Pesta Tujuh Gol ke Gawang San Marino

Jerman Pesta Tujuh Gol ke Gawang San Marino

Jerman Pesta Tujuh Gol ke Gawang San Marino

Jerman masih sempurna dalam kualifikasi Piala Dunia 2018. Jerman meraih kemenangan keenamnya dengan mengalahkan San Marino 7-0.

Dalam pertandingan di Stadion Nurnberg, Minggu (11/6/2017) dinihari WIB, Jerman tampil sangat dominan dengan penguasaan bola mencapai 83%. Tim arahan Joachim Loew itu tercatat melepaskan 27 tembakan, sembilan di antaranya mengarah ke gawang.

Jerman sudah membuka keunggulan saat pertandingan berjalan 11 menit. Memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti San Marino, Julian Draxler melerpaskan tembakan yang mengarah ke pojok gawang untuk membawa Jerman unggul 1-0.

Hanya berselang lima menit, Jerman menambah gol. Sandro Wagner menjebol gawang San Marino lewat sebuah sundulan, meneruskan umpan dari Joshua Kimmich. Itu adalah gol perdana Wagner untuk timnas Jerman.

Keunggulan Jerman bertambah di menit ke-29. Barisan pertahanan San Marino lengah mengantisipasi bola lambung dari Draxler. Bola bisa dikuasai oleh Amin Younes yang langsung mengoper kepada Wagner. Tanpa kesulitan, Wagner melesakkan bola ke dalam gawang.

Jerman menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0. Usaha Elia Benedettini untuk menepis bola hasil tendangan sudut justru mengenai rekannya sendiri. Bola yang memantul mengarah ke Younes yang langsung menendang ke arah gawang.

Dua menit laga babak kedua berjalan, Jerman mencetak gol kelimanya. Shkodran Mustafi memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti setelah bola dari sepak pojok tak bisa dihalau dengan sempurna oleh barisan pertahanan San Marino.

Pesta gol Jerman berlanjut di menit ke-72. Kali ini giliran Julian Brandt yang mencatatkan namanya di papan skor. Sambil menjatuhkan dirinya, Brandt menyundul bola umpan dari Kimmich.

Lima menit jelang laga usai, Wagner kembali bikin gol untuk menorehkan hat-trick. Dia meneruskan umpan dari Kimmich dari sisi kanan dengan sundulan yang mengarah ke pojok bawah gawang.

Dengan kemenangan ini, Jerman masih sempurna di kualifikasi Piala Dunia 2018. Ini adalah kemenangan keenam Jerman dari enam pertandingan yang sudah mereka jalani sejauh ini.

Die Mannschaft kini memuncaki klasemen Grup C dengan 18 poin. Sementara San Marino terbenam di dasar klasemen tanpa poin.

Bayern Didukung untuk Datangkan Sanchez

Bayern Didukung untuk Datangkan Sanchez

Bayern Didukung untuk Datangkan Sanchez

Belakangan ini Bayern Munich masuk dalam daftar peminat bomber Arsenal Alexis Sanchez. Lothar Matthaeus menilai Sanchez adalah pemain yang dibutuhkan Bayern.

Kontrak bintang sepakbola Chile itu akan habis pada akhir musim depan. Santer diberitakan bahwa Sanchez akan meninggalkan London Utara karena tidak tercapainya kesepakatan.

Manajer klub Arsene Wenger dan tentunya, fans, mengharapkan Sanchez tetap di Arsenal. Namun, kalau Sanchez benar-benar tidak perpanjang kontraknya di musim panas ini, maka The Gunners diyakini akan menjualnya demi menghindari si pemain pergi dengan cuma-cuma.

Situasi Sanchez dipantau oleh tim-tim top seperti Manchester City, Chelsea, Paris St. Germain dan Bayern disebut-sebut sebagai peminatnya. Die Roten bahkan sudah mengutus direktur tekniknya, Michael Reschke, untuk menyaksikan Arsenal saat menyingkirkan City di semifinal Piala FA.

“Sanchez adalah seorang pemain hebat, dia akan menjadi rekrutan bagus untuk Bayern,” ungkap Matthaeus kepada AZ, yang dikutip Soccer Way. “Dia adalah profesional yang besar yang bisa bermain sebagai penyerang tengah dan di sayap.”

“Dia tidak hanya akan menjadi alternatif Franck Ribery dan Arjen Robben, tapi bisa juga menggantikan Robert Lewandowski sebagai pemain Bayern nomor 9 kalau dia tidak bisa bermain.”

Rumor Sanchez-Bayern jadi kabar buruk bagi Douglas Costa. Winger Brasil itu sedang underperform, plus omongan soal masa depannya sudah membuat klubnya gusar.

“Costa bukanlah pemain seperti saat dia mulai kariernya di Bayern. Plus saya tidak suka karena dia mengindikasikan kepindahan dalam beberapa wawancara,” kata pemilik 7 medali juara Bundesliga bersama Bayern itu.

“Saya pikir klub tidak akan menghentikan dia untuk pindah kalau mereka mendatangkan penyerang baru,” tuntas Matthaeus.

Bayern Tak Akan Lepas Pedal Gas

Bayern Tak Akan Lepas Pedal Gas

Bayern Tak Akan Lepas Pedal Gas

Bayern Munich sangat nyaman memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan poin yang cukup besar. Tak mau ditikung, Bayern akan terus memburu kemenangan.

Bayern yang mengumpulkan 62 poin dari 25 pertandingan kini unggul 13 angka dari RB Leipzig yang ada di posisi kedua. Melebarnya jarak kedua tim tak lepas dari hasil bertolak belakang yang didapat Bayern dan Leipzig.

Akhir pekan kemarin, Bayern memetik poin penuh usai menang 1-0 atas Borussia Moenchengladbach. Sementara itu, Leipzig justru tumbang di markas Werder Bremen.

Gelar juara pun kini sudah semakin dekat dengan Bayern. Tim arahan Carlo Ancelotti itu butuh tambahan 15 poin lagi dari sembilan pertandingan tersisa untuk mengunci gelar juara.

Thomas Mueller yakin Bayern bisa mempertahankan takhtanya sampai akhir musim. Meski demikian, dia memastikan Bayern tak akan lengah sedikitpun.

“Tidak ada tim dengan keunggulan besar seperti ini pernah kehilangan (gelar juara) itu fakta dan kami tidak percaya ada yang akan mengambil alih pimpinan klasemen dari kami,” ujar Mueller di situs resmi Federasi Sepakbola Jerman (DFB).

“Tapi kami tetap lapar kemenangan, dari pekan ke pekan. Karena itu kami terus tampil dengan intensitas, sambil bersenang-senang,” lanjutnya.

“Kami tidak akan membiarkan fokus kami terpecah dan kami akan terus mempertahankannya,” kata Mueller.

Citra Bayern Dinilai Sudah Berubah

Citra Bayern Dinilai Sudah Berubah

Citra Bayern Dinilai Sudah Berubah

Bayern Munich kini sudah benar-benar jadi salah satu raksasa Eropa. Bakal sulit mendapatkan pemain dari Bayern kecuali memang yang tak ingin dipertahankan.

Bayern sebelumnya cenderung menjadi klub batu loncatan untuk para pemain bertalenta, sebelum akhirnya bergabung dengan tim-tim top Eropa. Tapi dalam beberapa tahun terakhir, hal tersebut dinilai sudah tak berlaku lagi.

Secara finansial, Bayern kini mapan dan bisa bersaing dengan klub-klub macam Real Madrid atau Barcelona. Dan reputasi mereka yang menanjak di kompetisi Eropa, membuat para pemain menjadikan Die Roten sebagai salah satu tujuan primadona.

Bahkan manajer Manchester United Jose Mourinho sebelumnya mengakui hal tersebut. Dalam beberapa musim, mereka sudah dikaitkan dengan sejumlah pemain Bayern seperti Robert Lewandowski atau Thomas Mueller.

Namun Mourinho menilai kini MU tak lagi dalam posisi bisa merekrut pemain seenaknya. Sementara tim-tim macam Bayern, Madrid, dan Barca cuma melepas nama-nama yang sudah tak dibutuhkan lagi.

Chairman Bayern Karl-Heinz Rummenigge mengamini hal tersebut.

“Saya cuma bisa sepakat dengan Mourinho. Tidak ada klub di dunia yang mampu merekrut pemain Bayern Munich dengan kontrak yang masih berjalan kalau kami sendiri tak berniat menjual,” ujarnya.

“Saya rasa baik para pemain terbaik Jerman dan para pemain terbaik di luar negeri melihat Bayern dengan cara berbeda dibandingkan enam atau tujuh tahun lalu. Kami sudah mencapai tiga final Liga Champions sejak 2010 dan memijak lima semifinal selama lima tahun terakhir.”

“Dan gaya bermain kami sangatlah menarik untuk banyak pemain juga. Plus, kami mampu bersaing dengan klub-klub besar lain secara finansial. Secara keseluruhan, Bayern menjadi opsi yang lebih menarik untuk para pemain di tahun-tahun belakangan ini.”

“Bayern ada di belakang Real Madrid di ranking klub UEFA, tapi di depan Barcelona. Itu saja adalah bukti dari reputasi Bayern di dunia sepakbola. Kami telah secara konsisten membuktikan diri di level top. Saya rasa hanya Madrid yang di depan kami sebagai brand sepakbola,” tandasnya.

Lewandowski Sudah 100 Gol untuk Bayern

Lewandowski Sudah 100 Gol untuk Bayern

Lewandowski Sudah 100 Gol untuk Bayern

Dua gol Robert Lewandowski menginspirasi Bayern Munich saat menundukkan Eintracht Frankfurt 3-0. Selain itu, sebuah milestone turut dicapainya.

Striker Bayern mencetak gol pertama dan gol ketiga timnya ke gawang Frankfurt dalam lanjutan Bundesliga di Allianz Arena, Sabtu (11/3/2017) malam WIB. Satu gol Die Roten lainnya diciptakan Douglas Costa.
Dengan kemenangan ini dan kekalahan yang diderita RB Leipzig serta Borussia Dortmund, kian melapangkan jalan Bayern menuju tangga juara. Pasukan besutan Carlo Ancelotti itu kini mengumpulkan 59 poin, unggul 10 poin dari rival terdekatnya Leipzig, dan 16 angka dari Dortmund.

Kian spesial bagi Lewandowski karena torehannya itu menggenapkan koleksi golnya untuk Bayern menjadi 100 di seluruh kompetisi. Sejak menyeberang dari Dortmund pada 2014, striker Polandia itu telah bermain di 136 pertandingan. Demikian dikutip Squawka.

“100 gol untuk @FCBayern! Setiap golnya memberiku banyak kegembiraan. Kuharap dengan dukungan dari kalian semua aku akan bisa mengalami lebih banyak momen seperti ini!” tulis Lewandowski dalam akun Instagram-nya @_rl9.

Sedangkan di sepanjang kariernya melakoni level teratas, Lewandowski sudah membukukan 244 gol di tiga klub. Dengan Lech Poznan, Lewandowski mendulang 41 gol selama dua musim sebelum menghabiskan empat musim di Dortmund yang ditandainya dengan torehan 103 gol.

Sementara itu di musim ini, Lewandowski telah mencetak 33 gol dalam 36 penampilan di semua ajang untuk Bayern. Termasuk 21 gol di Bundesliga, yang mana dia bersaing ketat dengan eks rekan setimnya sekaligus penyerang Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang yang telah mencetak 22 gol.

Gol Vidal dan Robben di Menit-Menit Akhir Menangkan Bayern

Gol Vidal dan Robben di Menit-Menit Akhir Menangkan Bayern

Gol Vidal dan Robben di Menit-Menit Akhir Menangkan Bayern

Saat jalannya pertandingan Pertandingan diawali dengan insiden di menit kedelapan. Robert Lewandowski terlibat perdebatan dengan gelandang Ingolstadt Alfredo Morales, yang didahului perebutan bola.
Barulah di menit 20, sebuah peluang tercipta. Lewandowski lolos dari perangkap offside, melewati penjagaan kiper Martin Hansen. Namun, Marvin Matip membuat sapuan di garis gawang untuk mencegah terjadinya gol.Bayern masih kesulitan untuk menciptakan peluang. Seiring pertahanan kuat Ingolstadt.

Di menit 39, dari serangan balik Thiago Alcantara mendapatkan bola di kotak penalti. Namun tembakannya terlalu lemah sehingga mudah saja diamankan Hansen.

Setelah turun minum, Bayern tancap gas. Di menit 47, Bayern nyaris membuka keunggulan tapi tendangan Thomas Mueller diadang Florent Hadergjonaj di momen yang tepat.

Ingolstadt mendapatkan peluang berbahaya di menit 54. Dari sepak pojok, sundulan Romain Bregerie jatuh di jalur Matthew Leckie, Manuel Neuer sudah salah langkah, namun usaha Leckie hanya bersarang di jala luar atas Bayern.

Di menit 68, Bayern mengklaim penalti setelah Lewandowski jatuh di kotak penalti Ingolstadt. Namun, wasit tidak tertarik dan pertandingan berlanjut.

Sepuluh menit berikutnya, Ingolstadt menyia-nyiakan peluang dari hadiah tendangan bebas. Pada 10 menit terakhir, Lewandowski nyaris mematahkan hati Ingolstadt setelah tendangannya dari jarak jauh menghantam tiang gawang.

Kebuntuan akhirnya terpecah di menit-menit akhir. Mueller mengirim umpan silang ke dalam kotak yang diselesaikan Arturo Vidal dengan sontekan dari jarak dekat untuk membawa Bayern unggul 1-0.

Di masa injury time, Bayern memastikan kemenangan usai mencetak gol kedua. Kerjasama satu dua dengan Douglas Costa, diakhiri winger Belanda itu dengan tembakan mendatar dari dalam kotak penalti yang merobek gawang Ingolstadt.

Dortmund Tumbang di Markas Darmstadt

Dortmund Tumbang di Markas Darmstadt
Dortmund Tumbang di Markas Darmstadt
Saat jalannya pertandingan Darmstadt memulai dengan menjanjikan. Di menit ketujuh, tim tuan rumah langsung menguji Roman Buerki setelah sontekan Terrence Boyd dari posisi tidak terkawal bisa dihalau.

Dua menit berselang, Darmstadt mengancam lagi. Bola terobosan Sidney Sam menemui Jan Rosenthal, namun tembakannya kembali dimentahkan Buerki.

Dortmund masih belum menemukan bentuk permainannya. Di menit 17, Darmstadt menciptakan peluang setelah bola diagonal disambut Marcel Heller dengan tendangan voli yang mengarah ke Buerki.

Usaha Darmstadt akhirnya membuahkan hasil setelah Boyd mencetak gol pembuka di menit 21. Umpan tarik Heller di sisi kanan pertahanan Dortmund, disambut Boyd dengan sontekan yang sukses bersarang di sudut atas gawang Buerki. Darmstadt memimpin 1-0.

Dortmund akhirnya membuat peluang pertamanya di menit 25. Umpan terobosan Pierre-Emerick Aubameyang diterima Marco Reus, tapi sepakannya bisa diblok kiper Michael Esser.

Dortmund nyaris menyamakan skor. Diawali dari pelanggaran terhadap Emre Mor, Dortmund memperoleh tembakan bebas yang dieksekusi Reus tapi menghantam mistar.

Serangan balik Darmstadt kembali membahayakan. Rosenthal mengalahkan penjagaan Sokratis untuk menanduk bola hasil umpan silang, tapi melenceng tipis.

Meski ditekan hebat, Dortmund justru bisa mencuri gol melalui Raphael Guerreiro di menit 44. Kerjasama satu-dua Julian Weighl dengan Mor, diakhiri Guerreiro dengan tembakan voli kaki kiri untuk menyamakan skor 1-1.

Dortmund memulai babak kedua dengan lebih baik. Tapi Darmdstadt masih bisa menciptakan peluang-peluang berbahaya. Di menit 52, Buerki mesti melakukan penyelamatan atas tembakan Rosenthal, usai menerima umpan Jerome Gondorf.

Dortmund merespons dua menit kemudian. Cukilan Aubameyang ke tiang dekat menemui Christian Pulisic, tapi di saat akan melakukan tembakan Hamit Altintop melakukan blok vital.

Memasuki 10 menit terakhir, Darmstadt mulai menurunkan intensitas serangannya. Meskipun menambah penyerang, tapi Dortmund kesulitan menciptakan peluang dan rentan dalam serangan balik.

Di sisa pertandingan, tidak ada gol lain yang tercipta. Darmstadt berhak atas kemenangan melawan Dortmund dengan skor 2-1.

Dortmund Pantas Menang Meski Penyelesaian Akhirnya Buruk

Dortmund Pantas Menang Meski Penyelesaian Akhirnya Buruk

Dortmund Pantas Menang Meski Penyelesaian Akhirnya Buruk

Borussia Dortmund bertarung sampai adu penalti untuk menyisihkan Hertha Berlin. Meski penyelesaian akhir Dortmund kurang oke, tapi kemenangan ini pantas diraih.

Dortmund mengalahkan Hertha lewat adu penalti 3-2 usai berimbang 1-1 hingga extra time di babak 16 besar DFB-Pokal di Signal Iduna Park, Kamis (8/2/2017) dinihari WIB. Tim tamu memimpin lebih dulu lewat gol Salomon Kalou di babak pertama, lalu disamakan Marco Reus di awal babak kedua.

Di sisa waktu pertandingan, Dortmund mengendalikan permainan. Statistik ESPNFC mencatat, Die Borussen dominan dengan 69% penguasaan bola dan 14 percobaan (7 on target), sedangkan Hertha hanya membuat delapan percobaan (3 on target).

Namun, tidak ada gol yang mampu diciptakan Dortmund sehingga laga berlanjut sampai babak tambahan waktu dan diteruskan adu penalti. Pemain pengganti Gonzalo Castro menentukan kemenangan tim tuan rumah dengan penaltinya, usai tembakan Kalou sebagai penendang kelima Hertha melambung di atas mistar.

Pelatih Dortmund Thomas Tuchel menyayangkan kegagalan timnya untuk menghabisi pertandingan. Akan tetapi, Dortmund dinilainya pantas lolos karena bermain lebih baik.

“Pujian untuk (kiper) Roman Buerki,” ujar Tuchel. “Dia bagus di setiap penalti. Penalti dari Gonzo (Gonzalo Castro) yang membuat kedudukan 3-2 sangat penting. Setelahnya, rasanya sangat baik.”

“Kami memiliki banyak sekali peluang. Saya tidak menduganya. Kami saat ini berdiri dengan karisma yang sangat baik, semangat dan kualitas yang bagus di atas lapangan. Tapi kami lagi-lagi kurang bagus di penyelesaian akhir, pukulan terakhir, untuk menentukan pertandingan.”

“Pada akhirnya, ini adalah sebuah kemenangan yang layak,” lugas Tuchel.

Bayern Tengah Was-Was Menanti Kondisi Vidal

Bayern Tengah Was-Was Menanti Kondisi Vidal

Bayern Tengah Was-Was Menanti Kondisi Vidal

Bayern Munich kini tengah was-was menanti perkembangan kondisi Arturo Vidal yang cedera. Ada kemungkinan Vidal melewatkan duel dengan Arsenal bulan depan.

Vidal sebenarnya baru mendapat cedera tulang rusuk saat Bayern menang 2-1 atas Mainz dalam laga eksebisi di jeda musim dingin. Namun tak butuh waktu lama bagi Vidal untuk merumput lagi.

Hanya selang sekitar lebih kurang sepekan, Vidal sudah pulih dan bermain saat Bayern menghadapi Freiburg. Namun, nasib baik belum mau mendatangi Vidal karena dia cedera di laga tersebut.

Usai pertandingan, Vidal langsung saja dibawa dan menjalani sesi pemulihan dengan dokter tim dan pemain asal Chile itu absen 2-3 pekan dari lapangan hijau.

Kini Vidal ditargetkan untuk main lawan Bayern menjamu Arsenal di Allianz Arena dalam rangkaian leg pertama perempatfinal Liga Champions. Meski kubu Bayern sangat berharap Vidal bisa bermain lebih cepat.

“Jadwal Vidal akan diubah dalam beberapa waktu ke depan dan juga akan diurus oleh tim medis Bayern,” demikian pernyataan resmi Bayern.

“Kapan dia akan kembali berlatih ditentukan dari hari ke hari, belum bisa dipastikan.”

Vidal di musim 2016/2017 ini sudah bermain 22 kali di seluruh kompetisi dengan torehan tiga gol dan dua assist.